HUT RI ke-74 berlangsung meriah dengan banyak sekali perhelatan lomba dan alhasil dikibarkanlah sang bendera merah putih. Tiap tahun, perayaan hari kemerdekaan Indonesia selalu berlangsung sangat meriah. Segenap lapisan masyarakat merayakannya, dari yang bau tanah sampai muda.


          Namun pernahkah berpikir, apakah NKRI sudah merdeka atau belum? Ya, secara konstitusional, kita telah dinyatakan merdeka. Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak sedang dalam bayang-bayang konflik peperangan. Namun makna kemerdekaan ini mesti digali lebih dalam.

          Jika merdeka diartikan “bebas dari penjajah”, maka itu benar. Namun kalau merdeka diartikan sebagai “bebas dari kolonialisme dan imperialisme”, maka ini perlu digali secara lebih komprehensif.

          Kolonialisme diartikan sebagai pendudukan dan periode ini pernah dialami bangsa Indonesia, ketika Belanda masih ada di sini. Sedangkan imperialisme diartikan sebagai paham pengerukan kekayaan dan aset-aset vital untuk tujuan kepentingan kelompok tertentu. Dan sanggup diakui bahwa sebenarnya masih ada di Indonesia.

          Bicara kemerdekaan di hadapan realitas faktual kehidupan sebagaimana kita sedang duduk-duduk sarasehan untuk saling mengoreksi diri. NKRI memang merdeka. Namun di sisi lain, hari kemerdekaan Indonesia ini masih mempunyai begitu banyak tantangan.

          Ibarat seseorang yang sedang berulang tahun dalam kondisi sakit, namun harus tetap berlangsung acaranya. Ibu pertiwi memang banyak menangis belakangan ini dengan banyaknya kasus-kasus ketidakadilan, kemiskinan merajalela, pengangguran tak ada solusi. Dan aneka konflik sosial politik.

          Namun, sebagai warna negara yang baik dilarang karam dalam kesedihan alasannya ialah mengingat banyak sekali hal pahit ini. Hari kemerdekaan Indonesia tetaplah harus dirayakan dengan jiwa yang besar dan ketulusan hati.

          Kemerdekaan sebuah bangsa dan negara sanggup tercapai hanya ketika seluruh apparatus system dan masyarakat saling bahwasanya mewujudkan kehidupan yang merdeka seutuhnya. Sedangkan indikator-indikator kemerdekaan ini tentunya sangat banyak.

          Namun secara umum, NKRI sanggup dikatakan merdeka seutuhnya, ketika:

1.   Kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia

2.   Menghilangnya kemiskinan

3.   Turunnya tingkat kriminalitas dan kejahatan

4.   Mampu mengelola asset dan sumber daya alam sendiri

5.   Memiliki sumber daya insan unggul dan sanggup diandalkan

6.   Kesetaraan dan keadilan di hadapan hukum

7.   Tidak ada konflik SARA

Jika saja tujuh indikator kemerdekaan di atas sudah dicapai, pasti Indonesia akan benar-benar mengalami peningkatan. Hari kemerdekaan Indonesia tidak akan sekadar seremoni belaka. Namun ialah sebuah hasil dari ikhtiar perjuangan.

Para jagoan di masa kemudian sudah mengantarkan bangsa ini ke gerbang pintu kemerdekaan. Sekarang tinggal masyarakat di kala kini yang harus berjuang mempertahankan dan meningkatkan kemerdekaan ini.

Jangan merasa bahagia dulu alasannya ialah kini sudah mempunyai Undang-Undang Dasar 1945 dan sistem pemerintahan. Karena sejatinya sebuah negara merdeka mempunyai banyak syarat-syarat lain. Dan kini sudah saatnya seluruh penduduk Indonesia berjuang bersama memperluas indikator-indikator ini. Merebut tiap makna kemerdekaan sejati.

Semoga di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-74 ini sanggup menjadi materi renungan, koreksi, material dan spirit usaha untuk membenahi segala sistem dan struktur kehidupan berbangsa dan bernegara ini.

Sehingga di hari ulang tahun ke-74 kelak, maka Indonesia akan mengalami kemajuan yang lebih dan lebih besar lagi. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai secara filosofis, puitis dan konstitusional belaka.

Namun harus melihat dari sisi pragmatisnya atau implementasi faktual di lapangan. Benarkah kemerdekaan ini telah direbut seutuh-utuhnya dan diserahkan seutuh-utuhnya kepada seluruh rakyat Indonesia?

Mari diingat moment hari kemerdekaan Indonesia kali ini, di tanggal 17 Agustus 2019. Untuk kemudian dibandingkan dengan HUT RI kelak, di tanggal 17 Agustus 2020. Semoga saja ada perbedaan.

Related : Hari Kemerdekaan Indonesia, Apakah Nkri Sudah Merdeka ?.