Ketika membicarakan sebuah marketplace paling laku di Indonesia dengan hujanan para pelaku bisnis online, maka jawabannya yaitu Bukalapak, Shopee dan Tokopedia. Ketiganya mempunyai user yang sangat aktif memanfaatkan aneka macam fitur yang ada di dalamnya.

Dari ketiganya, Tokopedia menjadi pemain paling awal dan starter dari situs marketplace di Indonesia. Sempat mengalami gonjang-ganjing mau ditutup dan dialihkan ke situs OLX, namun ternyata Tokopedia dirasa jauh lebih canggih dan efektif sehingga situs ini pun dipertahankan.

Bukalapak memperlihatkan sebuah sketsa rekening bersama yang amat digemari alasannya tidak ada kepingan di sana. Sedangkan kegiatan unggulan Tokopedia barangkali yaitu cicilan kartu kreditnya. Sedangkan Shopee selalu memperlihatkan kebaikan akan diskon dan gratis ongkir.

Ya, gotong royong masing-masing marketplace punya cara perihal bagaimana mereka meraih untung besar. Ramai tidaknya mereka mencerminkan perihal bagaimana tren menghasilkan uang di internet oleh para pelaku bisnis online. Kunci sukses bisnis marketplace memang sangat dipengaruhi oleh bagaimana situs itu sendiri memperlihatkan fitur.

Selain itu, bagaimana cara Bukalapak, Shopee dan Tokopedia meraih untung besar sanggup dijabarkan ke dalam poin-poin di bawah ini:

1. Menjadi Keniscayaan Zaman Digital

Kehadiran marketplace yaitu keniscayaan zaman digital. Sistem ekonomi di internet yang telah berjalan memungkinkan bisnis marketplace gampang bekerja. Sesungguhnya marketplace yaitu kumpulan toko-toko online. Maka Bukalapak, Shopee dan Tokopedia tak ubahnya bangunan mall yang menampilkan banyak display toko.

2. Wujud E-Commerce Paling Pas

Istilah E-Commerce sudah dikenal semenjak belasan tahun, bahkan mungkin semenjak internet itu sendiri muncul dan mengglobal. Namun marketplace menjadi konsep yang mengusung kebaruan. Situs marketplace menjadi lahan kontestasi yang adil bagi seluruh pelaku bisnis online. Marketplace menyerupai free trade area yang menciptakan siapapun berhak untuk sukses dan meraih untung.

3. Ada Tren Belanja Online yang Tinggi

Pengembang dan administrasi marketplace di Indonesia sesungguhnya hanyalah melihat adanya tren belanja online yang tinggi. Kini orang sudah mulai meninggalkan toko-toko konvensional untuk sekadar membeli baju dan perlengkapan rumah tangga. Alih-alih malah kini toko aktual di lapangan meng-online-kan dirinya untuk meraih customer belanja online ini.

4. Memiliki Tampilan Mobile Friendly

Tidak ada marketplace yang sukses jikalau mereka tidak bisa membaca cita-cita usernya. Dapat dikatakan bahwa sampai 90% pembeli di situs marketplace menggunakan ponsel untuk mengakses situs. Maka tampilan mobile friendly harus diutamakan.

5. UI/UX dan Algoritma yang Kompetitif

Perlulah dipahami oleh mereka yang hendak membuka toko di Bukalapak, Shopee maupun Tokopedia. Bahwa mereka ini mempunyai UI/UX berupa fitur-fitur canggih yang harus dimanfaatkan dengan baik. Algoritma mereka di search engine juga sangatlah anggun posisinya. Ini bisa didukung dengan upaya mengupload foto produk yang bagus.

6. Integrasi E-Payment

E-Payment yaitu pembayaran secara digital untuk produk-produk yang dibeli. Mereka para pembeli toko-toko online di ketiga marketplace ini bisa membayar dengan kartu debit, kartu kredit bahkan E-Currency mirip Gopay, Ovo dan Dana.

7. Menumbuhkan Kepercayaan Klien Secara Sistemik

Di awal-awal terbukanya, mereka yang jualan di Bukalapak, Shopee dan Tokopedia belum memahami akan pentingnya meningkatkan secara optimal pada produk yang mereka jual. Sehingga banyak pula yang masih menggunakan akun abal-abal untuk jualan. Namun kini akun yang terverifikasi dan bahkan ramai dengan followers bisa menjadi cara menumbuhkan kepercayaan klien.

Bukalapak, Shopee dan Tokopedia secara sistemik memang sudah terpercaya. Namun para pemain bisnis toko online yang action di sana juga harus mengubah akunnya menjadi terpercaya. Maka testimoni real pun dibutuhkan. Dan testimoni hanya sanggup diberikan customer atas dasar service memuaskan.

Related : Inilah 7 Cara Bukalapak, Shopee Dan Tokopedia Meraih Untung Besar.