Solusi yang baru lulus kuliah, Sebernya Ngak ada nasehat, tapi ada cara klasik menghadapi beginian. Bukan solusi konkret, tapi soal mental dan pola pikir. Kita hidup di tahun 2020, duaribu duapuluh, jadi sudah ribuan tahun roda kehidupan manusia berputar. Milyaran manusia sudah mengalami hidup lalu mati susah senang berat ringan. Jadi sebenarnya ngak ada masalah yang spesial. Mungkin baru buat seseorang, tetapi tidak baru buat kehidupan. 


Ketika anak muda lulus di masa covid, kenyataan hidup otomatis sudah menang 1-0 melawan dia, karena lowongan kerja makin sedikit, perusahaan banyak yang tutup. Kalau dia ngak ada pengalaman magang kerja/berjualan, dia sudah kalah 2-0. Kalau jaringan pertemanan dia sedikit, kalahnya 3-0. Kalau orangtuanya ngak punya uang untuk kiriman bulanan lagi, dia sudah kalah 4-0. kalau dia kehilangan semangat, kalah telah 6-0.

Ini sangat berat. Tapi masih ada babak kedua. 

Mereka ngak ada pilihan lain selain menyerang, melakukan segala cara mencetak gol-gol balasan. Gol pertamanya adalah yang terpenting karena membangkitkan semangat. 

Caranya mencetak gol pertama? Ia harus mulai menyadari bahwa hidupnya 100% adalah tanggungjawabnya, bukan tanggungjawab orangtua ataupun keluarganya. Ia harus sadar bahwa ia adalah pemimpin dari dirinya sendiri. Tidak bergantung pada siapapun kecuali pada dirinya dan Tuhan. 

Setelah gol pertama diciptakan, gol kedua bisa ia ciptakan dengan menyingkirkan sifat gengsi dan malu. Gengsi kerja serabutan, gengsi berjualan, gengsi berkumpul kenalan dengan orang baru. Malu mengekspresikan dirinya. Malu mengemukakan pandangannya di social media. 

Ketika dua gol itu sudah ia ciptakan, pengalaman saya, gol ketiga dan seterusnya akan tercipta. Darimana? Saya tidak tahu, karena itulah keajaiban hidup. Usaha usaha dan rasa bertanggungjawab yang ia lakukan akan menular dan menghasilkan energi positif ke sekeliling. Bisa jadi tetangga tiba-tiba memberi informasi lowongan yang tepat karena melihat dia baik dan serius, bisa jadi teman barunya menjadi rekan jualan dan membantu dia survive. Itulah hidup.

"Siapp boss! Bos itu dari kalah 4-0 langsung 6-0, yang 5-0 itu apa?". itu kalau dia jomblo.
Related : Motivasi Setelah Lulus Kuliah.