PERDULI BANGSA ITU GUNAKAN KEKUATAN JABATAN MU UNTUK MEMAKMURKAN RAKYAT JANGAN HANYA PAKAI FASILITASNYA UNTUK DIRIMU SENDIRI.

Kita Biden di lantik 20 januari 2021 kemarin waktu amerika dia mengangat kepala secret service baru keturunan chininese atau di amerika di sebut sebagai ABC american born chinese yang ternyata menambah kejelasan hubungan joe Biden dengan tiongkok.


Lama hubungan akrab antara joe biden dengan tiongkok tersebut manis terbina, bahkan tiongkok meberikan sebuah kota di beijing khusus untuk nya, FOR BIDEN CITY. Hahaha, sesekali kita buka informasi dengan joke ya, namanya juga sontoloyo, jangan serius terus, kusut itu alisnya ntar.

Kita lanjut kan seperti topik kemarin yang masih dalam kerangka KEDAULATAN DIGITAL.

Dalam banyak video dan tulisan kencang sekali bossman ini meminta kominfo dan pejabat sejenis untuk lebih perduli pada anak bangsa karena sejauh ini kebijkan kebijkan dalam tahunan berjalan seakan tidak perduli dengan dunia media, bisnis IT dan digital anak bangsa. 

Jadi terkadang rakyat harus mengurut dada karena memang sulit ya kalau banyak pejabat tidak faham bela Negara. 

Begini saya cerita ulang cara membangun bisnis anak bangsa versi mardigunomic. 

Kekuatannya ada di swasta. Lupakan membangun ala china yang menggunakan kekuatan BUMN. BUMN china itu yang punya PKC partai komunis china, bukan NEGARA china.

Kita ini BUMN milik Negara ( katanya), namun faktanya dikuasai oleh ( isi sendiri..) yang jelas kalau perusahaan BUMN tidak untung atau merugi direskinya ngak di gantung aja, wong teman seperjuangan semua. 

kalau di cina korupsi di BUMN mampus aja lu! artinya ambil hak partai, hukum gantung. 

Di sini BUMN ngak produktif  dan ngak perform, CEO nya dan direksinya rumahnya bisa mewah mewah. Sementara minusnya perusahaan negara yang harus tanggung ke geblekkan direksi dan menanggung biaya kementrian kelola perusahaan ngak mampu. Kalau ngak perform ya ngak di apa apain. Khan lucu, enak bener ya. 

Ini kegeblekan bernegara tingkat dewa. Oh lupa mungkin kerena kebanyakan yang jabat adalah pendukung setia kampanye pejabat ya?

Yo wes sak karepmu, suatu hari kamu tua dan tergantikan juga, siap ngak siap. Sing hati hati jadi pejabat ya.

Kita lanjut, kali ini kita bukan bicara korupsi loh ya, kita nyamber sedikit BUMN yang ngak perform, BUMN merugi dan lain sebagainya. BUMN itu regulator plus operator merugi? Kok bisa?

Makanya kalau di swasta sudah ditolol-tololin sama pemegang saham, dipecat, dan dipermalukan. Kalau BUMN dimaki maki rakyat, dibilang rakyatnya anti pemerintah. Wui enak bener jadi pejabat dilindungi buzzerp pengiring opini.

Mau bukti banyak BUMN rugi? Banyak lah di media mainstream. Lalu cek di Wikipedia apa saja bisnis mereka. Lalu lihat daftar nama direksinya. Dan lihat juga apa yang mereka kerjakan di BUMN tersebut. TIDAK ADA!!! Hanya sapi

perah buat mengumpulkan kekayaan pribadi dan kelompoknya jangan jang dengan menggunakan fasilitas negara.

Kalimat terakhir saya itu asli provokator, maaf ya. Saya berbicara berdasar kekesalan pribadi

atas kinerja banyaknya BUMN yang merugi. Sekali lagi sempatkan cek di mbah google wikipedia perusahaan tadi plus anak cucunya BUMN induk yang hanya jadi memeras susunya negara untuk kepentingan direksinya dan koleganya yang dapat milyaran.


Oiya satu lagi, bagi kaum emak emak yang suaminya pejabat atas BUMN, yang sering nginep nginep kalau rapat jauh jauh. Biasanya mereka ada main dengan supplier pemenang tender atau main sama penguasaha swasta pengemis proyek. Semoga suami anda tertib iman, taat ibadah. Cuma ngingetin aja, di sana tempat rapat suami anda banyak yang mulus, muda dan tersedia untuk para suami, dari para supplier. Dan masih untung kalau supplier yang nyediain, kalau suami anda yang minta??!

Kembali ke BUMN merugi. Pasti miris melihatnya, bawaannya pengen JUAL aja lalu tutup BUMNnya. Hasil penjualan duitnya buat Negara. Ngapain kasih direksinya terkadang malahan BUMN nya minta dana talangan dari negara, gila bener deh!

Kembali ke Tiongkok, Apa yang dilakukan Tiongkok berikutnya setelah memfokuskan BUMN keluar negeri? Membangun swasta nasional untuk menggarap pasar lokal atau domestic khususnya domestic consumption. Kita jelaskan ya, BUMN di dalam negeri Tiongkok untuk proyek negara, infrastruktur statis jembatan, jalan raya, Dam waduk, pengairan, power plan, jaringan distribusi listrik, infstruktur dinamis, kereta api, bus, pabrik mineral, manufaktur industri pertahanan dan alat perang dan lain sebagainya yang kalau swasta bangun, lama balik modalnya bahkan dalam jangka panjang belum untung. Lalu BUMN Tiongkok adalah TOOL alat dari economic soft power menaklukan negara lain dengan operasi di luar negeri. BUMN bagi Tiongkok salah satu WAR TOOL dalam kolonialisi modern. Lalu Tiongkok kemudian membangun swasta namun tidak boleh mengendalikan lebih dari 70% pasar karena kena undang undang monopoli seperti yang dituduhkan kepada Jack Ma saat ini.

Untuk membangun swasta bukan saja dengan fasilitas tetapi MELINDUNGI MEREKA dari serangan swasta asing dan negara asing masuk ke Tiongkok mengambil pasar Tiongkok. FDI di Tiongkok produknya harus 100% ekport. Beda dengan negara tidak berdaulat, negara tetangga kita. FDI masuk, produknya terbanyak untuk kebutuhan lokal, mengambil pasar lokal.

Jadi rakyat di negara tidak berdaulat BUMNnya memakan UKM dan pasarnya rakyat sendiri. Ditambah asing masuk dipermudah untuk mengarap rakyat nya sendiri.

Bagaimana cara melindungi swasta di  dengan operasi di luar negeri. BUMN bagi Tiongkok salah satu WAR TOOL dalam kolonialisi modern. Lalu Tiongkok kemudian membangun swasta namun tidak boleh mengendalikan lebih dari 70% pasar karena kena undang undang monopoli seperti yang dituduhkan kepada Jack Ma saat ini.

Untuk membangun swasta bukan saja dengan fasilitas tetapi MELINDUNGI MEREKA dari serangan swasta asing dan negara asing masuk ke Tiongkok mengambil pasar Tiongkok. FDI di Tiongkok produknya harus 100% ekport. Beda dengan negara tidak berdaulat, negara tetangga kita. FDI masuk, produknya terbanyak untuk kebutuhan lokal, mengambil pasar lokal.

Jadi rakyat di negara tidak berdaulat BUMNnya memakan UKM dan pasarnya rakyat sendiri. Ditambah asing masuk dipermudah untuk mengarap rakyat nya sendiri.

Bagaimana cara melindungi swasta di Tiongkok? Produk anak bangsa dilindungi dari predator besar assing sampai menjadi dewasa dan besar. Misalnya, Renren dilindungi. Facebook tidak boleh masuk China sampai Renren menguasai 60% pasar China. Didi Chuxing online transportation setelah menguasai 80% pasar China Uber baru boleh masuk. Baidu menguasai 60% pasar China baru Google boleh masuk, Youku mengusai 60% pasar China Youtube baru boleh masuk. Dan masuknya asing tersebut dibatasi lagi.

Indonesia kalau mau maju, aplikasi anak negeri dilindungi dulu. Eh ngak dilindungi ya Gojek kehabisan nafas, ya di jual ke asing lah. Catatan, gojek memang produk anak bangsa tetapi pemiliknya sekarang mayoritas asing. Telat sih protek nya. Traveloka coba dulu booking, Agoda di protek, pasti Traveloka jadi raja dan tidak perlu uang asing buat bertahan. sekarang? Sudah telat dibeli asing deh. Padahal beberapa tahun lalu sudah diingatkan kencang dan langsung, tetapi kalau memang pejabat “ora nyandak” ya memang susah ya .

Sekarang perang dagang China Amerika sedang berkurang sedikit karena masing masing sedang pernah lawan covid globalis, Indonesia ambil kesempatan. Anak bangsa buat “fintech sendiri, buat Google Indonesia, buat Wechat Indonesia, buat FB Indonesia” dan pastikan semua itu diprotek oleh Negara. FB asing diatur, Google asing mulai dibatas dan produk Indonesia difasilitasi plus dipermudah. Banyak benefit lain nya di dapat kalau pakai sosmed lokal.

Ayo berani ngak? 1 tahun ke depan bisa anak anak buat dan tahun 2021 ini sewaktu tahun pekat covid Indonesia sudah menyiapkan semuanya. Sehingga ketika perang Amerika Tiongkok versi 2 berlanjut kemudian 2022, 2023 indonesia tidak tergantung kedua Negara itu lagi.

Bayangkan kalau Amerika nanti di bawah di bawah Biden yang perangnya pakai intelijen operation demi Amerika kendalikan dunia lalu mematikan sosmed, internet, satelit, strategi itu namanya “battle space” penaklukan ruang udara.?!! Indonesia tetap bisa dagang, tetap “connect”.

Beberapa waktu lalu pernah 2 hari dimatikan lokal connectionnya banyak yang muring muring, apa lagi kalau China matikan 5G sementara Indonesia sudah pakai 5G di 2023, atau Amerika matikan 4G. masak Indonesia jadi “fail state” Negara gagal?!! Kita harus punya milik sendiri, tidak pakai asing. Telekomunikasi itu proyek stretegis negara, coba lebih diperhatikan wahai pejabat.

Karena masalah itu semua, makanya sekarang diingetin. Bangun swasta, dukung dengan fasilitas. Maaf nih pakai bahasa geblek. Abisan, pakai bahasa sopan ngak ngeh ya sudah pakai geblek geblek “biar tersinggung” biar nambah kepanasan supaya langsung gerak, action. Apa ngak juga ya? Hahaha dasar..!

bY: Mardigu WP

Related : CARA PEDULI BANGSA BAGI PEJABAT.