Ketika pilihan pemenang karya arsitektural istana negara di calon ibukota baru di umumkan, saya ILFIL.

Maaf ya, asli saya ilang feeling, ilfil. Bukan pematung atau perupa yang karyanya luar biasa tersebut yang membuat saya ilfil, namun lebih karena keilmuan arsitektural ruang, bangunan, tata kota yang bablas ngak berkarakter lebih saya melihatnya.

Mungkin ilmu saya rendah, jauh lebih rendah dari si pemilih yag memenangkan karya perupa legendaris tersebut.


Tetapi dalam hati saya berkata, toh kalau new mind jadi menjabat, ibukota baru ngak akan di jadikan kenyataan,. Terlalu mahal dan tidak efesien. Pemborosan dan tidak berdampak dalam ekonomi makro  dan mikro memindahkan pusat pemerintahan ke daerah baru yang virgin.

Saking perawannya sampai sampai ngak ada sejarah nampak tilas wilayah tersebut yang pas untuk story telling ke anak cucu, akan rencana ke depan pantas ibukota pusat pemerintahan itu berada di lokasi penajam.

Kalau pun ada, perlu jangka sangat panjang. Bahkan banyak pengamat pertahanan yang kekomentar bahwa lokasi tersebut tidak memiliki kelayakan untuk di buatkan ibukota negara super power. 

Mengeser pusat pemerintahan kearah wilayah yang defenceless atau sulit di jaga karena banyak infratruktur pertahanan dan keamanan yang belum siap membuat BAHAYA, ibukota berada lokasi tersebut.’’jadi, pastinya karya arsitekturan tadi ngak akan di lanjutkan oleh new mind, bener deh.

Kalau hanya membangun komplek perkantoran mungkin design tadi masuk. Namun membangun IBUKOTA!! Masak kayak membangun kota alam sutra, serpong, BSD gitu sih.

Membangun pusat pemerintahan itu membangun WAKANDA nya black panters!!!

Bener deh, kalau new mind, pusat pemerintahan tetap di utara jakarta, bekas tanah reklamasi. Sekalian buat benteng laut utara jakarta. 5000 ha itu new wakanda. Full teknologi, digital, papers less, control satelit, telekomunikasi jalur baru, e rupiah digital aset dan banyak lagi yang nanti ke depan dunia butuhkan.

Masak membangun ibukota di abad 21 kayak membangun propertu perumahan gitu sih. Hanya CASING doang. Ah malu malu in aja nih bernegara kalau begini.

Kembali ke lokasi penajam, tetap di bangun dan pasti dibangun, oleh new mind namun akan di jadikan seperti  seatle nya indonesia, yaitu pusat perekonomian high tech.

Kalau sahabat ke seatle amerika, kota ini bener bener BY DESIGN. Pusat teknologi, seperti boeing, starbuck dan banyak lagi infrastruktur mendukung kota tersebut.

Strategi ibukota ke penajam, jauh di bandingkan dengan strategi membangun kota seatle, ngak sedetail seatle. Itu hanya kota loh, bukan pusat pemerintahan sebuah negara besar. 

Lalu new mind bagaimana rencana untuk penajam TENGAHNYA INDONESIA. Pertama bangun pelabuhan laut dan bendara  3 air strip. Besarnya untuk  100 juta kapasitas penumpang.

Kemudian swasta besar dunia kasih fasilitas untuk membangun di sana tanpa pajak 25 tahun. Tax holiday. 

Yakin pasti disneyland bangun disana, universal studio bangun disana, bangun pusat hiburan dan MICE di sana. Pusat kesehatan seperti di penang di bangun di sana. Pusat kesehatan yang  murah, efiesien, dokter dan semua sarana kesehatan terbaik.

Semua warga yang tinggal di sana, selama 10 tahun tidak bayar pajak di kota baru penajam. Bisnis tidak bayar pajak 10 tahun. Apapun mulai dari yang kecil kecil hingga pabrik mobil, pabrik pesawat terbang, pabrik kapal laut, dan lain sebagainya.

Berlaku E rupiah di penajam. Dan pendanaan lewat SWF E rupiah printing money di penajam. 2000 triliun banjiri penajam dengan erupiah setiap tahunnya selama 15 tahun kedepan.

Yakin pasti 2 juta  populasi akan pindah dalam waktu 5 tahun dan 10 juta dalam waktu 25 tahun.

Indonesia 2045, penajam adalah darling nya indonesia.  

Kemudian pusat pemerintahan di pulau rekalmasi yangs ekaligus membangun great giant wall dam laut untuk banjir jakarta serta pertahanan laut utara pusat pemerintahan, adalah e goverment pertama di dunia, dan erupiah pendaanannya.

Related : IBUKOTA BARU JANGAN BIKIN ILFIL .