Saat ini covid belum selesai dengan baik di Indonesai mari kita bedah satu satu akar masalahnya. Pertama dapat di pastikan bahwa melihat covid hanya pandemik masalah kesehatan bukan ALAT PERANG itu membedakan cara pandang dan action tindakan setelahnya.

New mind mengatakan jauh jauh hari bahwa covid di awalnya political tool karena itu sejak tahun lalu harusnya pendekatanya adalah warfare demi kemanusiaan humanitarian.

Ok lah, karena old mind yang berkuasa di anggap pandemi flu biasa. dan tidak melakukan strategi menggunakan kekuatan diplomasi serta political toolnya ke internasional.

Lalu covid menjadi ECONOMIC warfare setelah polical warfare untuk menjatuhkan 1 orang yang bernama Trump dan mengendalikan dunia atas nama globalis cabal.

Economic warfare ini perang ekonomi dimana perangnya adalah perebutan vaccine. Perang SELALU MEMPEREBUTKAN SESUATU atas nama hajat hidup sebuah bangsa atau negara.

Covid yang sejauh ini di indonesia memukul dunia pariwisata, retail dan dunia HIGH TOUCH atau wilayah yang banyak bersentuhan manusia hal ini memukul 30% bisnis yang memang aslinya naturalnya adalah banyakanya interaksi fisik.

Dunia oleh covid di paksa menggunakan gadget di dalam berinteraksi. Terlambat melakukan hal ini, bisnis anda collaps, bahkan sebuah pemerintahan bisa collaps.

Kepada masyarakat yang awam, kita ingatkan, covid adalah war tool alat perang globalis cabal, globalis ini adalah NON STATE ACTOR. Non state actor adalah sebuah tindakan berdampak negatif bertujuan untuk keuntungan ekonomi bagi globalis dan kendali kekuasaan di banyak wilayah.

Lalu siapa kaki tangan agen globalis di indonsia? 


Ini yang terjadi saat ini yang pimpinan puncak tidak melihat karena “orang baik-baik” yang polos yang sudah di ingatkan ratusan kali bahwa orang di sekelilingnya yang menjalankan tugas pemerintah TIDAK KOMPETEN untuk jaman perang ekonomi kemarin dan perang biologi sekarang, sementara banyak putra bangsa lebih baik tidak di pakai.

Begini bapak pejabat kit abuka informasinya. Salah satu kaki tangan globalis di indonesia adalah BPOM !!!!!  BPOM juga merupakan broker vaccine asing!!!

Bener,  efek Covid-19 adalah Bisnis Vaksin. Broker broker tidak berperikemanusian dapat momentum. Nyari fee. Broke itu agen globalis bekerja keras agar pegang kendali vaccine di indonesia.

Mau bukti, kita melihat Vaksin Nusantara yang belum mendapatkan izin BPOM. 

Vaccine nusantara adalah Embrio therapi futuristik yang menakutkan semua broker vaksin asing. Lalu  apa langklah agen asing?,  jangan sampai vaccine nusantara dapat izin karena BROKER VACCINE ASING akan rugi.

Apa yang dilakukan oleh pejabat teras BPOM? 

BPOM mempertahankan status quo market vaksin !!!   Broker pfizer, sinovak, moderna, astrazeneca terganggu kalau vaccine- vaccine produksi dalam negeri, dapat izin. 

Di arena bisnis, It’s survival of the fittest. Vaksin Nusantara akan mati bila nggak tahan serangan.  Terima kasih kepada  BPOM sebagai pelaku tunggal akan matinya vaccine nusantara

The Invisible hands para broker bekerja seperti mengeliminasi Dr Terawan dari kabinet. Lalu dia mau di-dubes-kan itu langkah awalnya.

Kemudian para broker melakukan all around attack atau serangan 360 derajat kesemua arah demi vaccine GLOBALIS berkuasa. Mereka ubah regulasi sampai penggunaan mulut "para ahli" yang nggak ngerti Dendritic cell flatform untuk mematikan vaccine nusantara.

Dengan vaccine nusantara, sesungguhnyta Indonesia menjadi pioneer di arena Covid-19 Dendritic-cell based immunotherapy. 

Fakta saat ini ya paling ampuh “mainkan BPOM” yang dilakukan oleh broker asing nya globalis, demi matinya vaccine nusantara. sungguh, BPOM paling aktif menghalangi riset Vaksin Nusantara. Tema omongannya menyentuh aspek di luar domain lembaga pengawas obat. Mempermasalahkan Tenaga Ahli Luar Negeri. 

Bener lah komentar di banyak media internasional yang HARUSNYA bikin malu pejabat indonesia karena  "Satu-satunya Di Dunia Yang tidak Paham Soal Dendritic Cell Hanya BPOM...!!"

Publik saat ini confirm, melihat BPOM berfungsi sebagai perpanjangan-tangan broker yang menguasai pasar vaksin dan HERANYA kok di di diamkan perilaku MEMBELA ASING INI.  Jadi semoga dipahami bila Hashtag #BubarkanBPOM marak di semua flatform media social.

Related : PEJABAT TINGGI BPOM AGEN GLOBALIS!!!!.