PON PAPUA

Komedian Arie Kriting angkat suara usai Nagita Slavina ditunjuk sebagai Duta PON XX Papua.

Menurutnya, yang pantas menjadi Duta PON XX Papua adalah sosok perempuan asli berdarah Papua.

Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, suami dari Indah Permatasari ini menemukan kejanggalan dengan penunjukan istri Raffi Ahmad itu sebagai Duta PON XX Papua.

Kapabilitas Nagita dalam misi sosialisiasi PON XX Papua memang sangat dibutuhkan. Tetapi hal ini bisa mendorong terjadinya cultural appropriation. Ia beranggapan seharusnya hal itu direpresentasikan langsung kepada sosok perempuan Papua.

"Penunjukan Nagita Slavina sebagai Duta PON XX Papua ini memang pada akhirnya dapat mendorong terjadinya Cultural Appropriation. Seharusnya sosok perempuan Papua, direpresentasikan langsung oleh perempuan Papua. Tapi kita juga menyadari bahwa kapabilitas Kak Nagita dalam membawa misi sosialisasi untuk PON XX Papua ini sangat dibutuhkan," ujar Arie Kriting, dikutip dari akun Instagramnya, Kamis (3/6).

Selain memberi kritik, Arie Kriting juga mengusulkan solusi untuk menunjuk satu sosok perempuan asli Papua sebagai Duta PON XX Papua mendamping Nagita Slavina.

Ia pun menyebut dua publik figur asli Papua yang menurutnya memiliki kapablitas sebagai Duta PON XX Papua, yakni Nowela dan Putri Nere.

Terlepas dari itu, Arie tetap menghargai semangat Nagita untuk mensosialisasikan PON XX Papua dan sosok seperti Nagita juga sangat dibutuhkan.


"Tapi kita juga menyadari bahwa kapabilitas Kak Nagita dalam membawa misi sosialisasi untuk PON XX Papua ini sangat dibutuhkan. Solusi dari saya, Duta PON XX Papua harus tetap perempuan Papua. Angkat lagi salah satu sosok perempuan Papua, @mikhelia atau @nereputri atau siapa yang dirasa memadai," jelasnya.

Sumber: Asumsi

Related : Nagita Slavina ditunjuk sebagai Duta PON XX Papua Menuai Kritikan.