Pendidikan dasar untuk anak pada masa pertumbuhan emas adalah di rumah. Pendidik sejati adalah orang tua, terutama adalah ibu. Ketika bayi baru lahir ananda hanya belajar dari kasih sayang dan sentuhan seorang ibu melalui dekapan aktivitas menyusui.

Karena disaat itulah ananda dapat mendengar dan menghitung detak jantung ( 2 bulan)  Walaupun ananda belum paham, disinilah yang namanya pendidikan anak pada masa pertumbuhan emas. Ketika anak mulai bisa menggunakan kedua matanya, ananda belajar melihat wajah ibu yang tersenyum dengannya.

Pendidikan anak pada masa pertumbuhan emas ketika ananda belajar merangkak dan berjalan  disinilah peran pendidik (orang tua) sangat diperlukan.



Pendidik harus mampu memberikan dukungan kepada sang buah hati agar merangkak atau berjalan dengan hati- hati, terdengar aneh memang karena di usia ini anak belum mengerti apa yang kita sampaikan, tetapi dengan berjalannya waktu sedikit demi sedikit mereka mulai paham.

Pastinya kita memberikan arahan dengan bahasa tubuh  dan verbal, mereka akan mulai memahaminya.

Di sinilah mereka belajar membaca , orang tua harus mengucapkan kata  dengan intonasi jelas, karena mereka sedang menyerap setiap ucapan yang kita keluarkan.

Pendidikan anak pada masa pertumbuhan emas selanjutnya adalah ketika mereka mulai masuk dalam lingkungan baru, yaitu dunia sekolah. Dalam masa ini kita sebagai pendidik di lingkungan rumah harus benar- benar bisa menyekolahkan ananda di sekolah yang tepat. Jika kita sebagai orang tua salah dalam melangkah, maka perkembangan masa emas akan menjadi buruk untuk masa depan anak.  Akibatnya anak akan menjadi trauma untuk bersekolah. 

Dalam masa ini anak sudah mengenal lingkungan di luar rumah dan banyak menyerap perbendaharaan kata yang kurang baik untuk perkembangannya.

Inilah tantangan yang harus dihadapi oleh para pendidik, karena pada masa anak mulai  mengenal lingkungan sekolah yang pertama kali mereka pelajari adalah akhlak.

Bagaimana anak mampu bersikap sopan kepada orang tua, guru dan teman. Ketika semua itu sudah dikuasai oleh anak, maka seorang pendidik mulai menanamkan pembelajaran akademis. 

Pengenalannya pun dimulai dari menggambar ketika anak sudah mampu membentuk garis lurus, lingkaran dan lengkung itu menandakan bahwa fisik motorik  halusnya sudah siap untuk menulis. 

Untuk mengenalkan membaca diawali dengan apakah anak mampu membuang sampah pada tempatnya, jika dalam tahap ini anak mampu membuang sampah pada tempatnya tanpa diingatkan artinya anda telah siap untuk pengenalan abjad.

Pengenalan abjad pun tidak serta merta dari A-X, tetapi di kenalkan dulu dari huruf M,N,P,Q,B yang memiliki bentuk hampir sama dengan huruf lain.

Perkembangan anak pada masa emas adalah bagaimana mereka bisa menyesuaikan dengan tempat baru dan mau mengikuti aturan bukan bagaimana cara anak mampu untuk memegang pensil untuk menulis dan pegang buku untuk dibaca.

Dalam pendidikan yang perlu kita gali  dan kembangkan adalah akhlak, yaitu akhlakul karimah. Bagaimana kita sebagai hamba Allah harus selalu bersyukur dan melaksanakan ibadah sebagai seorang muslim.

Pendidikan anak pada masa pertumbuhan emas adalah pendidikan akhlakul karimah apakah artinya?artinya adalah akhlak baik dan terpuji.

Apakah anda sebagai orang tua menginginkan bahwa anaknya menjadi pribadi yang sholeh dan sholihah????? Intinya terletak pada pendidik di lingkungan rumah dan sekolah, yaitu pembiasaan kedisiplinan dan kejujuran.

Didiklah mereka untuk bangun di waktu subuh karena mereka yang bangun di waktu subuh untuk melaksanakan sholat akan lebih jernih pikirannya ketimbang mereka yang bangun kesiangan. Hasilnya anak akan lebih fokus dan tenang.

Ketika kita memberikan pembiasaan akan lebih terserap. Pembiasaan selanjutnya adalah   menanamkan kejujuran sejak dini.

Anak akan selalu bersikap jujur di manapun berada. Kejujuran erat kaitannya dengan kehidupan mereka di masa mendatang, jika kita tanamkan kejujuran sejak dini maka akademis dan keberuntungan  akan mengikuti.

Related : Pendidikan Anak pada Masa Pertumbuhan Emas.