Saya ini sering heran sendiri. Selagi membuat voice rekording sering emosi sendiri, kesel dan marah marah karena kebawa mangkel, kok calon 2024  hanya dia dia lagi, bahkan ada yang minta 3 kali? Emang bisa menang lagi???

Belum tentu ferguso!!

Jadi sebenernya hal  bernegara seperti apa yang membuat new mind emosi? Kita berbagi strategi bernegara ala newmind sekarang. Newmind mendukung wajib militer dan merefromasi militer secara total.


Kita tahu yang sekarang menhannya entah bagaimana calon 2024 terkuat namun asli TERKAIT dari apanya dan perubahan apa yang di bawanya kelak sebenarnya harus di perjelas. Rasanya, sewaktu menjabat saat ini tidak terlalu revolusioner. Belum terlihat gerakan yang bakal menguatkan militer pertahanan indonesia ke tingkat dunia kecuali akan MEMBELI alat perang indonesia jadi modern.

Jujur, hal seperti begini ngak revolusi buanget sih, malah  sederhana banget.

Mengapa sederhana? karena uangnya ngutang, alatnay beli dari asing. Itu bagi new mind ngak keren tetapi bagi old mind, di lihatnya WAH HEBAT!!!!’

Kalau mau di sebut keren, uangnya modal sendiri dan belinya produk sendiri. Itru baru keren!!!

Kemudian kalau hanya untuk bertahan, bertahan dari apa? Siapa yang nyerang? Itu tionghkok nyertanmg pakai ekonomic warfare, jebol ambyar ngak karuan. Market place punya aisong, produknya asoing, bgmn chief kemhan? Ini urusan anda khan ya?

Ora paham?  Lah nanti bagaimana ketika njabat presiden 2024? Atau jangan jangan orang di sekelilingnya aja yang pengen. Pengen bossnya jadi di 2024 dan dirinya dapat jabatan, gitu ya? 

Kalau demi jabatan ya silahkan, tetapi kalau demi rakyat ubah lah bernegaranya. Wahai rakyat yuk selalu belajar dan melihat fakta data.

Jadi kalau new mind bagaimana mengelola kemhannya?

Jumlah personeil militer tidak akan di trambah dan dalam jangka menengah 10 tahun personeli nya hanya 60% dari sekarang.

Nah, akan tim,bul pertanyaan, jumlah pendudk tambah banyak, kok tentara makin sedkit?

Tentara akan mekin profesional, karena tentara nya yang poegang bedil tinggal 30 %, sisianya tyenatara pegang kendali atas bentuk perang lainnya, bioological warfare, economic wafare, technological warfare, dan lain sebagainya.

30% tentara akan mahir mengunakan alat perang drone, tentara garis depanya robot, ngapain beli pesqata F16, F35, mending beli 1 juta drone di lengkapi senjata dan kamera, dan 1 tentara bisa kendalikan 100 drone dari war room!!! 

Lalu, adakan wajib militer  selama 6 bulan. SMA hanya  2,5 tahun, 6 bulan terakhir wajib militer, lulus baru dapat ijazah SMA atau paket C.

Strategi wajib milter 6 bulan, mengurangi jumlah tentara tinggal 60%nya, itu jauh lebih efisien dari pada saat ini jumlah tentara yang hampir 1 juta  personil beserta sipilnya, yang anggaran APBNnya 135 triliun yang ternyata 60% nya buat biaya rutin kepegawaian, BUAT GAJIH dan fasilitas, hanya nggak sampai 40% nya yang buat perang !!!!!

Duh malu maluin aja, sudah 5 menhan terakhir nih gayanya sama, oldmind semua!!!! 

Tetapi maaf loh ya kalau informasi ini bikin sensitif atau menyinggung, ini untuk perbaikan bersama, kita ngak mengkritik buta!!! Lihat tuh kita berikan solusinya, turunkan jumlah tentara dalam 10 tahun tinggal 60%, lalu berikan gajih mereka besar 3 kali dari yang sekarang, ketrampilanya kekinian di up grade 3 kali kemampuan non kombatannya, mereka SMART, ELITE dan DEADLY!!!

Lalu strategi kekuatan cadangannya ada di rakyat, wajib militer. Menamamkan patriotisme, nasionalisme, team work dan buddying - brotherhood!!!!, tuh beda khan new mind? Cocok ngak 2024 ketimbang yang di etalase lembaga survey sekarang?

Related : ETALASE POLITIK BUKAN SOLUSI UNTUK NEGARA BERDAULAT.