Mempelajari ilmu agama tidak harus melulu melalui sekolah formal, Taman Pendidikan Al Qur’an ini contohnya. Sekolah informal ini juga membekali anak – anak tentang ilmu keagamaan seperti halnya membaca huruf hijaiyah sampai mengaji dan menghafal Alqur’an. Peran TPA sangat berpengaruh positif pada nilai agama anak.

Di sekolah negeri, tentunya pelajaran agama mendapatkan jatah jam ajaran yang sedikit. Berbeda dengan sekolah islam swasta, atau sekolah negeri islam. Dengan harapan anak – anaknya kelak memiliki pegangan atau pedoman agama dan juga bisa membaca, menulis, bahkan sampai menghafal Al Qur’an.

Peran TPA pada Anak Belajar Agama

Taman Pendidikan Al Qur’an sendiri ialah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan nonformal keadamaan islam yang memiliki tujuan mendorong pengajaran membaca Al Qur’an diusia sedini mungkin, memahami dasar – dasar agama islam. Kelas untuk taman pendidikan ini tersedia untuk anak usia TK, usia sekolah dasar dan juga madrasah ibtidaiyah,  juga beberapa ada yang menerima untuk tingkat lebih tinggi lagi.


Bergabungnya anak – anak ke TPA ini juga membuat anak memiliki karakter yang religius. Dimana pendidikan karakterr religius merupakan karakter yang berdasarkan pada nilai keagamaan, pendidikan religius juga termasuk langkah awal dalam menumbuhkan sifat agamis pada anak.

Metode pemberian dasar keagamaan dan juga pembentukkan karakter religius pada anak yang diterapkan di Taman Pendidikan Al Qur’an.

Mengajarkan anak membaca Al Qur’an secara mendalam

Maksudnya adalah memberikan pengajaran Al Qur’an secara detail, dan terus menerus. Untuk tingkatan perrtama adalah Iqra yang terapat 6 tingkatan, jika sudah bisa melewati Iqra tersebut barulah mencapai ke tingkat Al Qur’an. Dalam proses pembelajaran ini anak akan dilatih bersabar. Kesabaran yang dilatih secara terus menerus membuat anak bertanggung jawab atas dirinya, dan dilatih untuk belajar mengendalikan emosi, serta dilatih untuk terus berjuang dalam mencapai sesuatu.

Memberikan hafalan surat pendek

Metode ini digunakan dengan tujuan agar anak mengulang ulang bacaan sehingga menjadi cepat hafal dan menjadi fasih. Metode ini bertujuan supaya anak – anak bersungguh sungguh dalam mengerjakan kebaikan.

Menafsir ayat suci Al Qur’an

Pada metode ini pendidik akan menjelaskan mengenai ayat, dengan menyampaikan relevansinya di kehidupan sehari – hari.

Namun dalam melakukan pembelajaran ini tentunya terdapat beberapa hambatan seperti, anak lebih suka bermain dari pada belajar. Maka solusinya yang tepat, adalah membuat metode belajar sambil bermain. Atau bisa juga menggunakan media – media seperti gambar, wayang, dan lain sebagainya. Cara tersebut duigunakan untuk mencuri perhatian anak – anak yang sedang belajar.

Pemberian dasar keagamaan Melalui Taman Pendidikan Al Qur’an ini mengajarkan bahwa latihan terus menerus dan bekelanjutan kelak akan membuahkan pembiasaan. Karakter sendiri adalah hasil dari didikan yang dilakukan secata terus menerus dan konsisten. Nilai karakter yang ada pada Taman Pendidikan Al Qur’an ini yaitu mengajarkan anak untuk bersifat jujur, memiliki rasa toleransi yang tinggi, kedisiplinan diri, keberanian, dan bersabar.

Untuk mencapai ke titik itu, maka tidak lepas dari peran para pendidik Taman Pendidikan Al Qur’an yang memberikan contoh teladan bagi anak – anak yang ada di sana.

Related : Peran TPA dalam pemberian dasar agama bagi anak - anak.