Di tahun 1971 yankee go home, atau pasukan Amerika angkat kaki menjadi fenomena epic, dimana pemandangan yang terakhir adalah sebuh helicopter  terbang membawa dubes amerka meninggalkan saigon. Amerika kalah perang dengan vietnam.  Amerika membela vietnam selatan, vietnam utara yang komunis, menang akhirnya.


Kemarin kejadian berulang lagi, di afganistan, sebuah helicopter terbang di atas american embassy membawa dubes Amerika keluar Kabul, yankee go home. Taliban yang beraliran khilafah menang, Amerika kalah perang lagi setelah sejak tahun 1991 “menguasai” Afganistan.

Taliban hanya dalam 10 hari pergerakan menaklukan kabul, taliban dengan kekuatan militernya menguasai Afganistan.

Terbayang masa kegelapan kemanusian di hadapi penduduk Afganistan. Pemahaman garis ortodok agama di bawa kepemerintahan bernegara Afganistan baru, di bawah taliban.

Siapa yang memberikan go ahead terhadap taliban? Siapa lagi kalau bukan putin, Rusia.

Sejak maret tahun 2021 ini Rusia dukung penuh taliban. Dendam tahun 1991 ketika unisoviet di tendang sekutu Amerika menjadikan Rusia terus menarget Afganistan.

Sama deh ketika newmind nanti jadi, Timor Leste tetap di lirik untuk memberi pelajaran Australia. Dan pastinya memberi pelajaran pada pemimpin bangsa yang bisa di katakan lemah tak bervisi dunia sebelum newmind yang melepas timor timur dan kalah dengan Australia. Juga tak ada usahanya mendapatkan kembali.

Cara newmind jauh lebih  elegan ambil timor timur, kita bangun timor timur dengan printing money ke produksi2 di Indonesia di kawasan KEK itu lalu finish produknya kitya bangun jalanan, mall, kantor, pusat belanja, jembatan, 1 juta rumah di timor timur, anggap saja timor timur salah satu KEK. Pasti panji negara merah putih berdiri di sana.

Rusia ambil cremia, dukung taliban, Indonesia AMBIL BALIK timor leste.

Kita tidak pakai ala tiongkok untuk menyedot sumber daya alam timor leste, timor di bangun layaknya provinsi di Indonesia, layaknya KEK di Indonesia.

Nanti ada referendum di sana, mau integrasi kembali dengan indonesai atau menjadi wilayah khusus seperti GUAM di bawah amerika, seperti puertoriko di bawah amerika, seperti city of londong di bawah union jack, seperti city of vatican di bawah italia. Apapun itu, bendera merah putih dan rupiah serta emas transaksinya. Transaksi emas?

Iya, sejak tahun 2025 ketika  genap 1 tahun newmind menjabat, maka emas bisa di pakai sebagai alat tukar resmi. Sekarang belum siap.

Anda transaksi tak perlu pakai rupiah, tukarkan dengan gramasi emas. Di target dalam 3 tahun 70% transaski di Indonesia pakai emas, karena di 30 KEK termasuk timor leste, emas di pakai di transaksi. Tranfer ke sesama tabungan rekening emas.

Dengan demikian, di Indonesia negara pertama di  dunia yang tidak ada inflasi. Tidak ada kejatuhan nilai mata uang, karena emas bukan mata uang, alat barter, alat tukar.

Jadi, waduh...jauh bener 2025 ya? #peace #dinaran #santara

Related : AMERIKA KALAH! TALIBAN DUDUKI PEMERINTAHAN AFGANISTAN.