Kita ke nikel konawe yang di sedot hartanya oleh negara tiongkok, yang semua ini di buka jalan besar besaran oleh pejabat yang ternyata ngakali pemimpin tertinggi. Hal itu sesungguhny amelanggar pasar 33 UUD. Sehubungan dengan hal iti, Kita ingatkan pelajaran bernegara agar generasi newmind faham bernegara terutama calon pejabatnya nanti jangan terlalu berpolitik cara menjalankan negaranya seperti dalam 20 tahun terakhir.

Dalam negara ada 7 panji yang harus seimbang di urusinya, 7 pilar tersebutadalah ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Kalau boleh di pentingkan maka pertahanan adalah nomor satu karena meilndungi hajat hidup dan tumpah darah indonesia itu disini. Di  pertahanan.

Ini kalau menhan nya dan pemimpin tertiinggi mengerti bernegara super power mode maka inilah harusnya yang di depan, sayang yang sekarang belum menunjukan hal itu. Pandemi itu masalah kesehatan iya bener tetapi kalau melumpuhkan ekonomi dan membuat negara lain menyerang kita denagn berita berita mengerikan tentang covid di inonesia dan pemerintah saat ini tidak 

mengkaunternya, ini menunjukan lemahnya hubungan internasional dan pertahanan luar negeri yang lemah.

Tidak ada counter propaganda di luar negerinya. Berita indonesia demikian parahnya di negara luar. Seakan pendemi di indonesia paling parah dari india yang memapar hamopuir 30 juta mansuia sementara di indonesia masih 10% nya india.

Itu saj acontoh bahwa bernegara jago kandang berbahaya, itu nanti oleh newmind tidak boleh trajhadi lagi. Represive menekan itu jangan ke rakyat, tetapi kenegara lain yang merugikan kita.

Kembali ke negara berdaulat dan pejabatnya faham bernegara. Maka setiap langkah harus menguntungkan masyaralat adalah wajib serta meindungi TUMPAH DARAH INDONESIA.

Lalu kita semuatahu yang namanya nation interest. Setiap negara punya tujuan bernegaranya. demikian juga negara besar seperti tiongkok. Negara ini mau menantang amerika sebagai new wolrd order, sherif nya dunia. Di kampanyenya mereka 

selalu manis, tidak mau perang tapi mau dagang, dan ternyata dagangnya selalu menguntungkan tiongkok lebih banyak dan mengambil bahan baku anegara laion.

Tetapi propagandanya manis. Tiongkok BANTU!!!! 

Sungguh, Negara kalau mau menjadi negara super power maka negara tersebut harus ada yang di dominasi.

Makanya tiongkok yang telah mendominasi perdagnagn dunia, mendominasi distribusi dunia, mendominasi produk murah, mau mendominasi energi yang namanya batere.

Untuk mendominasi batere mereka perlku nikel. Untuk itu nikel terbesar di dunia hanya ada di inonesia, mereka mainkan!!!!!, pokonya bagaimana caranya bikin semua orang silau, tak terlihat niat jahat tadi, yang terliat NOLONG!!!

pindah gede gedean tambang nikel dan pabrik smter, mengambil secepatnya bahan baku indonesai mumpung masih berkuasa dan di bukakan jalannya.

Di janjikannya indonesia akan punya pabrik betare tetapi bahan bakunya di hajar habis dulu sampai bhabis. 3 tahun lagi rasanya cukup buat mereka hajar habis tambang lalu menjadi kan tiongkok selama 20 tahun kedepan raja batere dunia.

95% keuantungan nikel adalah d untuk batere, dan itu strategi tiongkok yang. kita dapat tainya tiongkok doang. 

Sudah sejak 4 tahun lalu kita berjuang mengingatkan bahanya tambang niklel di sulawesi karena TIDAK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN apapun buat indonesia!!!

Buktinya, kita masih ngutang bernegaranya. Sementara kalau nikel jadi betare tanpa asing, maka hutang lunas plus tidak ngutang lagi adalah sebuah kepastian. Oh lupa, doktrin di kepala para pejabat INDONESIA TIDAK AKAN MEMPU BERDIRI TANPA ASING.

Wahai pejabat, realistik lah!!!!

Kalau nikel tambangnya membuat kita kaya kita ngak ngutang lagi sekarang. Tetapi mengapa masih ngutang, mengapa masih naikin pajak?!!!!

Pejabat tertinggi sadarlah, pejabat pejabat tadi berlindung di balik kebaikan anda pak. Namun sesungguhnya kebijakan mereka membahayakan indonesia anak cucu anda dan kita.#peace

Related : DOKTRIN_DI_KEPALA_PARA_PEJABAT_INDONESIA_TIDAK_AKAN_MEMPU_BERDIRI.