Tidak ada kemajuan sebuah negara dibuat karena membangun infrastruktur saja, demikian pemaparan singkat yang terdapat dalam buku CURRENCY POWER karya Ben Cohen 


Jangan dikira Tiongkok membangun infrastruktur jalanan di sisi timur mainland zaman Deng Xiaoping  selama lebih dari  40 tahun juga Amerika membangun infrastruktur jalanan dalam program new deal nya 1933 – 1936 Roosevelt FDR   lanjut sampai 20 tahun kemudian adalah solusi membangun ekonomi bangsa tiongkok dan amerika.

Aslinya kedua negara itu membangun HUMAN CAPITAL nya dengan cepat. Yang dilihat bukan jalanan, jembatan yang dibangun, jangan dilihat kebendaanya, tetapi membangun human capitalnya dengan 100% bahan material membangun infrastruktur pembiayaan, tenaga kerja, desainer, semua tenaga lokal Tiongkok dan Amerika di negara masing-masing. 

Setelah bendanya jadi, human kapital nya jadi skillful. Itulah kalimat diatas terucap : Tidak ada 

kemajuan sebuah negara dibuat karena membangun infrastruktur saja. Kalau fisiknya dibangunkan desain negara lain, uang negara lain, teknologi negara lain, material negara lain, ITU 

MEMBANGUN APAAN?

Pembelajaran rakyat Tiongkok tidak berhenti di situ terus berlanjut dimana misalnya di tahun 1980 ada jutaan orang Tiongkok belajar ke seluruh dunia, dilanjutkan terus sampai saat ini. Kalau tahun 1933- 1936 new deal nya Roosevelt terlihat membangun infrastruktur maka tidak akan sempurna jika dia tidak melakukan yang namanya  OPERATION PAPERCLIP.

Operasi intelijen dengan codename paperclip ini membawa ilmuwan Jerman sekitar 1600 orang pindah ke Amerika sejak tahun 1945 sebelum kejatuhan Nazi hingga tahun 1959 sampai 2 presiden setelah FDR yaitu Truman dan Eisenhower, Amerika melakukan human kapitalisasi besar-besaran, baik yang lokal di kembangkan potensinya, maupun meng hijack dari bangsa lain dengan imbalan uang dan kenyamanan kehidupan yang makmur.

Inilah yang membuat Amerika di tahun 70-an 

mulai menunjukan kejeniusannya bernegara.

Apa yang dilakukan Amerika dengan MMT-nya Michael Hudson? Melepas emas sebagai underlying dolar alias dolar dicetak tidak berdasar emas lagi tetapi berbasis proyek produktif dan hutang, termasuk hutang ke negara lain, melakukan strategi petro dollar menguasai minyak gas energi dunia, membuat dolar sebagai senjata ekonomi dengan menguasai 60% transaksi dunia pada saat ini, dan sampai saat ini menguasai 60% world wealth, atau kekayaan dunia melalui wallstreet nya.

Tiongkok tak kalah strategi, ketika Anda bertemu dengan petinggi PKC partai komunis para elitnya tidak ada yang tidak bisa berbahasa inggris. Karena kebanyakan S1, S2 atau S3 nya di luar negeri semua.

Bernegara 1 partai ini membuat abdi negaranya pegawai negerinya harus berstandar scholar ORANG MAKAN SEKOLAH SEMUA.

Ketika Xi Jinping 2013 menjadi presiden tiongkok dan ketua PKC mulai lah langkah pembersihan dari korupsi puncaknya dilakukan. Dia menghukum lebih dari 1 juta orang anggota partai yang korupsi. Mulai 

dari yang terkejam menghukum mati pelaku dan mengucilkan keluarganya sampai hukuman terendah bahwa tervonis koruptor dirinya dan keluarga yang ada di kartu keluarga tidak boleh menggunakan fasilitas negara.

Kemudian masuklah manusia-manusia terbaik Tiongkok, menjabat. lalu dia mencanangkan BRI belt road initiative mulailah Tiongkok melakukan ekspansi keluar setelah selama 40 tahun membangun ke dalam. Kolonialisasi 5.0 berbasis bantuan ekonomi dengan produk Tiongkok, uang Tiongkok, SDM Tiongkok dimulai.

Negara yang lemah pemahaman nasionalismenya kuat pragmatis dan beraliran populis pasti kemakan strategi Tiongkok punya strategi yang memang berlawanan dengan kampret Amerika yang pakai jalan preman.

Makanya hard power Amerika menjadi buruk dan soft power Tiongkok tidak terbaca sampai sumber daya alam suatu negara habis.

Harus nya kedua negara tersebut yaitu hard power Amerika dan soft power Tiongkok hanya bisa 

dilawan dengan smart powernya newmind. Gak seimbang nih perang (warfare) lawan Tiongkok dan Amerika kalau bernegara ala oldmind yang beraliran populism dan tidak terlalu nasionalis, lebih miring ke oligarki, globalis dan kekuatan besar dunia lainnya.

Kalau newmind ngelawan pasti beda bernegaranya. Amerika dan Tiongkok akan respek bahkan takut, bukan kayak sekarang jadi babunya mereka. Kita dari dulu ngak pernah dianggap mitra oleh Amerika, tapi babu.

Dengan Tiongkok terlihat santun dia, tapi itu strategi pedagang, kalau ada maunya mereka itu, ngeri aja, Tiongkok kalau lihat peluang untuk kaya dan sukses, beeuuh mereka jago dah menjilat dan bermanis manis lambe kepada siapapun!!!

Jadi yang ke depan kita harus lakukan adalah...benar! human capital kita perkaya ilmu science-nya dengan kirimkan pembelajar 10 juta orang ke luar negeri dalam 5 tahun ke depan lalu BUBARKAN SEMUA ATURAN YANG ADA dalam birokrasi serta perizinan untuk usaha.

Tidak ada ijin apapun untuk usaha kecuali  berdagang dan berbisnis barang berbahaya dan strategis,seperti aviasi, kesehatan dan jasa keuangan, lalu produksi senjata, serta mineral langka juga  berharga. #peace


Related : HUMAN CAPITAL.