Mengharapkan vaksin sebagai “single bullet proof” mengatasi pandemi virus untuk kemudian mengharapkan pertumbuhan ekonomi “back to normal 6-7% per annum is DELUSION”. Sebuah WA dari dosen ekonomi di salah satu universitas Ivy league kemarin pagi atau (malam waktu sana) membuat saya termenung.

Terbayang fakta ekonomi per capita GDP nasional yang hanya naik 20% dalam 7 tahun ini di mana 6 bulan terakhir mungkin tergerus minus 3% menjadikan prestasi produktivitas bernegara secara ekonomi GDP per kapitanya turun jadi 17% tumbuh dalam 7 tahun. Dipotong inflasi 3% pertahun kali 7 tahun.

Bisa dikatakan sesungguhnya TIDAK ADA PERTUMBUHAN malahan minus, namun tidak ada yang membahas dari sisi ini. 

Sekarang kita bahas yang positifnya selama 7 tahun ini...krik krik krik , ehhm maaf mohon bantuannya. 

Kalau sisi negatif yang kita temukan banyak, dan HAL NEGATIF yang kita temukan KITA SUDAH BERI BERBAGAI ALTERNATIF SARAN. Itulah new mind, 

beda sama oposisi dan pengkritik buta lainnya tidak pernah memberi saran segar, baru, dan solutif. Beh  belagu ya new mind? Bukan belagu, percaya diri hahaha 

Bener deh, tolong bantu berikan sisi positif selama ini ada nggak yang membangun tanpa hutang boleh dong di list daftarnya? Kita mau endorse, dukung.

Kembali ke WA di awal. Bagaimana ya mengingatkan kalau setiap masalah yang ada selalu diberikan kepada 1 orang, dia lagi dia lagi APAKAH 

BENAR MANAJEMEN BERNEGARANYA? 

Sesungguhnya apakah artinya ada masalah KETIDAKPERCAYAAN di istana ya? Atau ada ketidak mampuan mengelola negara ya? Nanya loh ini, jangan marah dong.

Gini deh, buzzer rupiah,  tolong para buzzerp menerangkan ke masyarakat manajemen bernegara model begini, apa apa di serahkan ke 1 orang itu artinya apa ya?

Manusia itu mungkin berbakat, namun memenangkan sebuah pertandingan perlu TEAM 

WORK. Michael jordan legenda hidup basket dunia mengatakan, TALENT WIN THE GAMES BUT TEAMWORK WIN CHAMPIONSHIP.

Dari kacamata orang awam, bernegaranya seperti TIDAK ADA TEAM WORK nya. Kalau begini berat untuk maju, karena itu kita sulit keluar dari masalah masalah yang terjadi karena walaupun dia BERBAKAT namun dia tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri. Hal ini tidak mungkin membuat indonesia jadi NEGARA SUPER POWER.

Terus masih lapar minta 3 periode, dua periode kurang kenyang. Piye iki jal?

Kita harus bantu, harus bantu!!!! 

Begini WA beliau berlanjut : 

Sudah diakui para ahli virologi bahwa Herd Immunity nggak akan pernah tercapai untuk covid-19. Karena virus ini akan terus bermutasi all the time. Sebagai ilustrasi virus influenza. Sejak pertama menular ratusan tahun lalu hingga kini tetap bermutasi. Berbeda dengan polio dan cacar yang sudah berhenti bermutasi sejak tahun 1950 Pertanyaannya mengapa walaupun virus  influenza bermutasi dari waktu ke waktu hingga saat ini kita pada umumnya tidak mengalami severe sick?

Karena mutasi virus influenza dari waktu ke waktu 1. Selalu memperkecil gap perbedaan antara hasil mutasi dengan sebelum mutasi. 2. Menjadi lebih tidak mematikan host nya agar bisa survive terus mereplika diri.

50-100 tahun kedepan generasi anak cucu kita akan menghadapi covid-19 seperti kita menghadapi virus influenza sekarang sambil mengenang sejarah bahwa di tahun 2020 pernah ada wabah besar di dunia.

Karena herd imunitas tidak pernah tercapai maka alternatif solusi covid terbaik perbanyak alternatif  

lain lagi seperti TERAPI IMUNITAS atau immunotherapy yang semua itu disebut dengan istilah NATURAL HERD IMMUNITY. Wis iku saran sedikit, biar jangan di bilang kita mengkritisi tok tanpa solusi. Jangan sampai nanya, apa itu immunotherapy, bagaimana supaya rakyat bisa di imunisasi non vaksin. Lah iki yang menjabat siapa sih emangnya kok nanya Bossman? #peace

Related : IMUNISASI.