Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KELUARAN 20 - MENJADI UMAT YANG KUDUS

 “MENJADI UMAT YANG KUDUS”

KELUARAN 20

Fokus kita adalah Sepuluh Perintah secara singkat: (1) Tidak ada Allah lain. (2) Tidak ada berhala. (3) Jangan menyalahgunakan nama TUHAN. (4) Memelihara Sabat. (5) Hormatilah orang tuamu. (6) Jangan membunuh. (7) Jangan berzina. (8) Jangan mencuri. (9) Jangan memberikan kesaksian palsu. (10) Jangan mengingini.

Empat yang pertama secara langsung berkaitan dengan hubungan Tuhan kita bersifat vertikal . Enam yang terakhir berorientasi sosial dan dapat digambarkan sebagai horizontal , meskipun tidak diragukan lagi mereka juga mempengaruhi hubungan kita dengan Tuhan.

Gunung Sinai, di sisi lain, mengungkapkan bahwa Tuhan ingin melakukan sesuatu di dalam dan melalui Israel. Niat Tuhan adalah untuk melakukan lebih dari untuk ; itu adalah untuk mengubah orang Israel, untuk melakukan sesuatu di dalam dan melalui mereka, untuk membuat mereka menjadi Kerajaan Imam dan Bangsa yang Kudus (19:4-6).

Melalui pemberian diri Tuhan, khususnya pemberian diri Tuhan melalui perintah-perintah , transformasi ini akan terjadi. Tapi di sini, di Sinai, tingkat kerja sama yang lebih tinggi dibutuhkan Israel harus taat daripada hanya menonton dan bersukacita atas apa yang dilakukan Tuhan bagi mereka.

Agar Israel benar-benar menerima pemberian diri Tuhan, Israel harus mematuhi suara Tuhan; orang-orang harus menuruti firman Tuhan. Jika mereka mematuhi firman Tuhan, mereka akan terus menikmati Hadirat Tuhan.

Melalui ketaatan pada firman mereka akan dibuat menjadi bangsa imamat yang menengahi Hadirat Tuhan ke seluruh ciptaan, termasuk semua bangsa. Keluaran adalah apa yang Tuhan lakukan untuk Israel. Sinai adalah apa yang Tuhan lakukan di Israel, sehingga Tuhan dapat bekerja melalui Israel untuk menebus semua orang-orang.

Penting diperhatikan adalah bahwa tujuan pembebasan adalah transformasi menjadi kerajaan imam dan bangsa suci.  Sepuluh perintah diberikan untuk menjaga keutuhan hubungan umat dengan Tuhan dan sesama, perintah ini akan mendorong kita menuju kekudusan.

Dengan memeliharanya, kita akan menemukan bahwa ketaatan membawa kehidupan pada hubungan yang  kudus karena Hadirat-Nya tinggal dibersama kita.

Dia ingin melakukan sesuatu di dalam kita dan melalui kita. Kita akan menjadi imamat yang rajani bangsa yang kudus umat kepunyaan Allah. Shalom selamat pagi, selamat beraktivitas doa kami Tuhan Yesus memberkati bapak-bapak dan seluruh jemaat. Amin

renugan pagi
Renungan Pagi