Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CARA MERUBAH NASIB

Jumat Pon, 3 Maret 1965 adalah awal perjalanan hidupku. Ibuku sering bilang kalau hidupku ini ‘nyowo turahan” alias nyawa yang tersisa. Pasalnya, waktu aku lahir, ayahku ditahan karena G39S PKI, umur 9 bulan kaki kanan bengkak dan membiru. Tidak ada harapan, menyedihkan kemungkinan tidak bisa melanjutkan kehidupan. Namun takdir bicara yang lain.

Takdir ada di tangan Tuhan, tetapi nasib ada di tangan kita. Mati hidup di tangan Tuhan tetapi diantara mati dan hidup ada di tangan kita. Lahir dalam keluarga miskin itu takdir, tetapi selama hidup tetap miskin itu nasib. Jangan pikir karena terlahir dalam keluarga yang berantakan berarti perkinakahn kita juga akan ambyar. Berikut ini beberapa langkah untuk mengubah nasib.

UBAH CARA BERPIKIR

Bryan Tracy mengatakan “Change your mind, change your life’. Langkah pertama untuk mengubah hidup adalah mengubah cara berpikir. Gideon anak yang minder, mindsetnya pecundang, dalam waktu hitungan hari ia berubah jadi pemenang dan pahlawan yang gagah perkasa karena mengubah citra dirinya. Jack Ma, lahir dari keluarga miskin, berkali kali gagal, sering memgalami penolakan, tetapi sekarang ia menjadi konglomerat yang diperhitungkan.

PANDAI MEMILIH TEMAN

Orang bijak bilang “tunjukan siapa teman dekatmu, maka aku akan menunjukan masa depanmu”. Dengan siapa anda bergaul bisa menentukan kualitas hidup Anda. Tidak ada sukses yang diraih sendirian. Tuhan sudah menyediakan orang yang akan mendampingi hidup anda. Pilihlah mereka yang bisa memunculkan yang terbaik dari diri Anda. Saya harus memilih, siapa yang saya ijinkan untuk menjadi mentor, teman, staff, partner dan teman hidup. Ingat “pergaulan yang buruk merusak oebiasaan yang baik”

JANGAN MALAS

Kemalasan adalah sahabat kemiskinan. Sebaliknya, tangan yang rajin membuat perut kenyang. Jangan biarkan kemalasan menjadi tabiat anda. Berdayakan talenta yang ada. Lakukan apa yang di depan mata seolah olah untuk Tuhan. Jangan mudah menyerah karena kesulitan. Jangan gengsi atau malu melakukan pekerjaan yang dipandang sebelah mata oleh orang. Lakukan yang terbaik, berikan pikiran, waktu dan tenaga untuk talentamu maka berkat Tuhan akan menyertaimu.

HIDUP DALAM KEBENARAN FIRMAN

Sukses adalah produk ketaatan. Manusia boleh berusaha tetapi Tuhan jua yang menentukannya. Ingat nasehat kuno “berkat datang dari Tuhan, susah payah tidak menambahinya”. Takut akan Tuhan adalah awal dari hikmat kehidupan. Mulailah hari hari Anda dengan membaca Firman, hidup di atas Firman dan menanggapi semua kenyataan dengan kebenaran ilahi.